
Yen Jepang (JPY) memperoleh beberapa daya tarik positif menyusul rilis data pertumbuhan upah yang lebih kuat dari Jepang pada Kamis pagi ini dan untuk saat ini, tampaknya telah menghentikan penurunan tiga hari berturut-turut terhadap mata uang Amerika. Selain itu, pembicaraan bahwa perusahaan-perusahaan besar Jepang kemungkinan akan menaikkan upah sekitar 5% rata-rata pada tahun 2025 dan tekanan inflasi yang meluas mendukung kasus kenaikan suku bunga lagi oleh Bank of Japan (BoJ). Selain itu, sentimen pasar yang berhati-hati, risiko geopolitik yang terus-menerus, dan kekhawatiran tentang rencana tarif Presiden terpilih AS Donald Trump mendukung JPY sebagai aset safe haven.
Sementara itu, pelarian ke aset safe haven memicu penurunan kecil dalam imbal hasil obligasi Treasury AS, yang membuat para investor Dolar AS (USD) tetap bertahan dan berkontribusi untuk mendorong arus menuju JPY yang berimbal hasil lebih rendah. Meskipun demikian, skeptisisme tentang kemungkinan waktu kapan BoJ akan menaikkan suku bunga lagi mungkin menahan para investor JPY untuk tidak memasang taruhan agresif. Investor mungkin juga memilih untuk menunggu rilis laporan Nonfarm Payrolls (NFP) AS pada hari Jumat, yang akan memainkan peran penting dalam mempengaruhi dinamika harga USD jangka pendek dan memberikan beberapa dorongan yang berarti bagi pasangan USD/JPY.(cay) Newsmaker23
Sumber: Fxstreet
Yen Jepang melemah mendekati 158,5 per dolar pada hari Kamis(22/1), di tengah kekhawatiran pasar atas prospek fiskal yang memburuk. Bank Sentral Jepang (BOJ) memulai pertemuan kebijakan dua hari, dan ...
Pasangan USD/JPY melemah pada perdagangan Asia hari Senin, bergerak di sekitar 156,20 dan sempat mendekati 156,00. Pelemahan ini terjadi setelah Yen Jepang (JPY) menguat, menyusul sinyal dari Bank of ...
Yen Jepang menjadi mata uang utama dengan kinerja terburuk terhadap dolar AS sepanjang 2025, meskipun Bank Sentral Jepang (BOJ) justru menaikkan suku bunga. Bahkan dengan langkah pengetatan lebih lanj...
Yen Jepang sedikit melemah selama sesi Asia pada hari Rabu(17/12), seiring investor memilih berhati-hati menunggu pembaruan kebijakan Bank Sentral Jepang (BoJ). Fokus pasar kini tertuju pada pertemuan...
Pasangan USD/JPY melemah ke sekitar 155,10 di awal sesi Asia hari Selasa(16/12). Yen menguat pelan karena pasar makin yakin Bank of Japan (BoJ) bakal naikkan suku bunga pada rapat kebijakan hari Jumat...
Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...
Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...
Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...